FLASHBACK..ON ALINA'S BIRTHDAY..
"Tak bosan-bosannya kuciumi wajahnya yg chubby...
Tidak terasa genap setahun sudah dia menebar keceriaan di keluarga kami..."
Masih segar dalam ingatanku rangkaian kejadian sekitar saat aku dinyatakan hamil...
"hamil..?? sekarang? should i be grateful or would i be stressful?"
itu yg pertama terlintas dlm benakku saat dinyatakan positif mengandung
Gimana gak stress...aku dinyatakan positif hamil justru pada saat suamiku sibuk packing..
krn 2 hari lagi akan berangkat training ke australia sana selama 4 bulan..
wah kejadian lagi nih..ditinggal lama saat hamil..tapi masih mendingan sih..
waktu si sulung malah 2mg sebelum lahiran aku ditinggal ke jepang selama 3bulan..
Minimal kali ini suamiku ada saat melahirkan...
Setelah membesarkan hati..akhirnya aku menerima kondisi hamil muda tanpa ditemani..
It's OK lah..toh biasanya ngidam ku jg ga repot...ga pengen yg aneh-aneh..
sebelum berangkat, suamiku menyempatkan ke DSOG dulu buat memastikan kondisi si jabang bayi...
masih kecil..blm keliatan apa-apa...hanya ada pembesaran rahim yg mengindikasikan aku benar2 hamil
kehamilan 3 minggu
So, I let him go and kissed him good bye..
I was so sure I would survive..
yakin semua akan terlewati tanpa halangan berarti...
I also wished him to have fun there....
sbg org yg jg hobi travelling aku paham banget...
kesempatan spt ini sayang utk dilewatkan dan harus dimaksimalkan...
satu minggu berjalan dg cepat...
dua minggu aku mulai terbiasa tidak ditemani..
Minggu ketiga ada keanehan..aku beberapa kali keluar flek..
diberi penguat janin..masih keluar flek...
bedrest 3 minggu...sempat sehat slama 1 minggu...tapi kembali bedrest lagi 2 minggu...
ya ampuun..ada apa ini...ke rumah sakit sekarang jd jadwal harianku..
setelah bulak-balik cek darah dan USG..ketemu juga penyebabnya...
Ternyata aku mengidap APS...
APS (Anti phospolipid syndrom) merupakan suatu penyakit kelainan darah yang timbul akibat pembentukan antibodi yang abnormal yang menimbulkan pembekuan darah. APS bukanlah penyakit menular tetapi bisa merupakan penyakit keturunan karena berhubungan dengan genetika langsung dari penderita. Gejala yang paling mudah diamati adalah adanya peningkatan kekentalan darah yang cukup tinggi. Pada wanita hamil, kekentalan darah yang tinggi ini menyebabkan kurang lancarnya pasokan oksigen dan nutrisi untuk janin. Inilah yang menyebabkan banyaknya kasus keguguran pada wanita hamil yg mengidap APS....
Panik? Pasti...
sedih?...BANGEETZ...!
ditinggal suami dg segala macam masalah ini bikin hati makin mellow..
Bingung? sangaat...browsing pun jd rutinitas sehari2 buat menjawab sribu pertanyaan yg muncul...
Tapi satu yg pasti...I would not give up...
panik, sedih, bingung..boleh..tapi menyerah? Definetely that's not me..
Dan akupun mulai membangun kesiapan mental...
Hhhmmm..susah ya..katanya orang hamil ga boleh stress...
ga boleh sedih spy bayinya nanti jg ga penyedih..
Tapi kalo kejadiannya begini wanita normal mana yang bisa ceria? halaaah...
Awal pengobatan, aku cuma dikasih tablet kecil aspilet...
2 minggu bisa aman tanpa flek...tapi ternyata ga bertahan lama..
hasil lab menguatkan indikasi kalau kekentalan darahku terus naik
akhirnya hematolog (spesialis ahli darah) memvonis sesuatu yang sudah
aku takutkan sejak awal dinyatakan APS...
harus menyuntik diri sendiri di daerah perut setiap hari..
yup, aku udah sering baca dari hasil browsing..
biasanya langkah ini yang terakhir ditempuh oleh penderita APS..
Tapi mana pernah membayangkan hal ini bakal aku alami sendiri...
jadilah perlengkapan ini jd teman sehari-hari dimanapun aku berada...
Heparin dan syringe temanku selama hamil
ga cukup sampai disitu saja...frekuensi menyuntik yang hanya 1x sehari lama2 ditambah jd 2x sehari..
Dosis obat minum pun naik...frekuensi cek darah bertambah rapat..juga frekuensi kencan di RS..
Minggu ini dg DSOG, minggu depan dg hematolog...
lama-lama kemahiran menyuntik diri sendiri pun sudah tdk perlu diragukan lagi..
dari yang awalnya stess slama kurang lebih 3 jam sebelum jadwal menyuntik...dan diakhiri dg menangis selama 30 menit...
sekarang bisa dg mudahnya saat berkendaraan meminta menepi sebentar dan cesss...
kurang dari 5 menit slesai sudah rutinitas menyuntik diri sendiri..tanpa ekspresi, seolah tak ada nyeri lagi...
itu soal beban fisik yang harus kutanggung...
beban mental ga kalah beratnya...
segala macam pertanyaan tentang kondisi si jabang bayi selalu berputar2 di benakku..
sehatkah ia...normalkah ia...
kekurangan nutrisikah ia..berfungsikah seluruh organ tubuhnya..
walaupun DSOG dan hematolog ketat memantau perkembangannya..
dan hasilnya pun selalu menunjukkan perkembangan yang positif...
namun tetap saja khawatir, takut dan rasa tak berdaya setia menghantui..
suami yg telah kembali ke tanah air, keluarga yang selalu mendampingi..
Tak mampu membendung rasa khawatir yang semakin rajin muncul..
Karena APS ini pula akhirnya aku harus merasakan melahirkan dengan caesar..
Sebenarnya buat ibu dg APS, caesar malah memiliki resiko pendarahan yg lebih tinggi..
Namun krn keselamatan bayi justru lebih terjamin, kutempuh juga resiko ini..
Demi si jabang bayi yang kemudian kami beri nama Alina Naura Haziqa...
Pada hari yang telah kami rencanakan...
Akhirnya aku bisa bertemu dengan makhluk cantik yang selama ini berlindung di rahimku..
bayi mungil yang kuperjuangkan terus kehidupannya..
Putriku yang telah mengajarkan banyak hal bahkan sejak dia masih dalam kandungan..
Nama ku Alina Naura Haziqa
kesabaran, keikhlasan, ketegaran dan kepasrahan menjadi pelajaran utamaku..
aku yang selama ini seringkali merasa bisa mencapai apapun..
asal direncanakan dg baik dan dikerjakan dg usaha yg keras..
diingatkan kembali bahwa ada Sang Maha Perencana dengan skenario terbaikNya..
aku yang seringkali sibuk melaju mengejar target yang kubuat sendiri..
dg tanganNya diajak belajar melambat dan menyisihkan sdikit waktu untuk merenung...
"kupandangi dan kupandangi lagi wajahnya...
ternyata Allah berencana menganugrahiku seorang putri yang cantik, sehat dan cerdas...
Tak ada kekurangan apapun seperti yang selama ini kukhawatirkan...
seperti ibu yang menjanjikan hadiah bila anaknya naik kelas
Akupun harus lulus dulu dalam ujian yang diberikanNya..
sebelum menerima hadiah yang luar biasa indah...
Alina Naura Haziqa....
Selamat ulang tahun anakku..."
Tidak terasa genap setahun sudah dia menebar keceriaan di keluarga kami..."
Masih segar dalam ingatanku rangkaian kejadian sekitar saat aku dinyatakan hamil...
"hamil..?? sekarang? should i be grateful or would i be stressful?"
itu yg pertama terlintas dlm benakku saat dinyatakan positif mengandung
Gimana gak stress...aku dinyatakan positif hamil justru pada saat suamiku sibuk packing..
krn 2 hari lagi akan berangkat training ke australia sana selama 4 bulan..
wah kejadian lagi nih..ditinggal lama saat hamil..tapi masih mendingan sih..
waktu si sulung malah 2mg sebelum lahiran aku ditinggal ke jepang selama 3bulan..
Minimal kali ini suamiku ada saat melahirkan...
Setelah membesarkan hati..akhirnya aku menerima kondisi hamil muda tanpa ditemani..
It's OK lah..toh biasanya ngidam ku jg ga repot...ga pengen yg aneh-aneh..
sebelum berangkat, suamiku menyempatkan ke DSOG dulu buat memastikan kondisi si jabang bayi...
masih kecil..blm keliatan apa-apa...hanya ada pembesaran rahim yg mengindikasikan aku benar2 hamil
kehamilan 3 mingguSo, I let him go and kissed him good bye..
I was so sure I would survive..
yakin semua akan terlewati tanpa halangan berarti...
I also wished him to have fun there....
sbg org yg jg hobi travelling aku paham banget...
kesempatan spt ini sayang utk dilewatkan dan harus dimaksimalkan...
satu minggu berjalan dg cepat...
dua minggu aku mulai terbiasa tidak ditemani..
Minggu ketiga ada keanehan..aku beberapa kali keluar flek..
diberi penguat janin..masih keluar flek...
bedrest 3 minggu...sempat sehat slama 1 minggu...tapi kembali bedrest lagi 2 minggu...
ya ampuun..ada apa ini...ke rumah sakit sekarang jd jadwal harianku..
setelah bulak-balik cek darah dan USG..ketemu juga penyebabnya...
Ternyata aku mengidap APS...
APS (Anti phospolipid syndrom) merupakan suatu penyakit kelainan darah yang timbul akibat pembentukan antibodi yang abnormal yang menimbulkan pembekuan darah. APS bukanlah penyakit menular tetapi bisa merupakan penyakit keturunan karena berhubungan dengan genetika langsung dari penderita. Gejala yang paling mudah diamati adalah adanya peningkatan kekentalan darah yang cukup tinggi. Pada wanita hamil, kekentalan darah yang tinggi ini menyebabkan kurang lancarnya pasokan oksigen dan nutrisi untuk janin. Inilah yang menyebabkan banyaknya kasus keguguran pada wanita hamil yg mengidap APS....
Panik? Pasti...
sedih?...BANGEETZ...!
ditinggal suami dg segala macam masalah ini bikin hati makin mellow..
Bingung? sangaat...browsing pun jd rutinitas sehari2 buat menjawab sribu pertanyaan yg muncul...
Tapi satu yg pasti...I would not give up...
panik, sedih, bingung..boleh..tapi menyerah? Definetely that's not me..
Dan akupun mulai membangun kesiapan mental...
Hhhmmm..susah ya..katanya orang hamil ga boleh stress...
ga boleh sedih spy bayinya nanti jg ga penyedih..
Tapi kalo kejadiannya begini wanita normal mana yang bisa ceria? halaaah...
Awal pengobatan, aku cuma dikasih tablet kecil aspilet...
2 minggu bisa aman tanpa flek...tapi ternyata ga bertahan lama..
hasil lab menguatkan indikasi kalau kekentalan darahku terus naik
akhirnya hematolog (spesialis ahli darah) memvonis sesuatu yang sudah
aku takutkan sejak awal dinyatakan APS...
harus menyuntik diri sendiri di daerah perut setiap hari..
yup, aku udah sering baca dari hasil browsing..
biasanya langkah ini yang terakhir ditempuh oleh penderita APS..
Tapi mana pernah membayangkan hal ini bakal aku alami sendiri...
jadilah perlengkapan ini jd teman sehari-hari dimanapun aku berada...
Heparin dan syringe temanku selama hamilga cukup sampai disitu saja...frekuensi menyuntik yang hanya 1x sehari lama2 ditambah jd 2x sehari..
Dosis obat minum pun naik...frekuensi cek darah bertambah rapat..juga frekuensi kencan di RS..
Minggu ini dg DSOG, minggu depan dg hematolog...
lama-lama kemahiran menyuntik diri sendiri pun sudah tdk perlu diragukan lagi..
dari yang awalnya stess slama kurang lebih 3 jam sebelum jadwal menyuntik...dan diakhiri dg menangis selama 30 menit...
sekarang bisa dg mudahnya saat berkendaraan meminta menepi sebentar dan cesss...
kurang dari 5 menit slesai sudah rutinitas menyuntik diri sendiri..tanpa ekspresi, seolah tak ada nyeri lagi...
itu soal beban fisik yang harus kutanggung...
beban mental ga kalah beratnya...
segala macam pertanyaan tentang kondisi si jabang bayi selalu berputar2 di benakku..
sehatkah ia...normalkah ia...
kekurangan nutrisikah ia..berfungsikah seluruh organ tubuhnya..
walaupun DSOG dan hematolog ketat memantau perkembangannya..
dan hasilnya pun selalu menunjukkan perkembangan yang positif...
namun tetap saja khawatir, takut dan rasa tak berdaya setia menghantui..
suami yg telah kembali ke tanah air, keluarga yang selalu mendampingi..
Tak mampu membendung rasa khawatir yang semakin rajin muncul..
Karena APS ini pula akhirnya aku harus merasakan melahirkan dengan caesar..
Sebenarnya buat ibu dg APS, caesar malah memiliki resiko pendarahan yg lebih tinggi..
Namun krn keselamatan bayi justru lebih terjamin, kutempuh juga resiko ini..
Demi si jabang bayi yang kemudian kami beri nama Alina Naura Haziqa...
Pada hari yang telah kami rencanakan...
Akhirnya aku bisa bertemu dengan makhluk cantik yang selama ini berlindung di rahimku..
bayi mungil yang kuperjuangkan terus kehidupannya..
Putriku yang telah mengajarkan banyak hal bahkan sejak dia masih dalam kandungan..
Nama ku Alina Naura Haziqakesabaran, keikhlasan, ketegaran dan kepasrahan menjadi pelajaran utamaku..
aku yang selama ini seringkali merasa bisa mencapai apapun..
asal direncanakan dg baik dan dikerjakan dg usaha yg keras..
diingatkan kembali bahwa ada Sang Maha Perencana dengan skenario terbaikNya..
aku yang seringkali sibuk melaju mengejar target yang kubuat sendiri..
dg tanganNya diajak belajar melambat dan menyisihkan sdikit waktu untuk merenung...
"kupandangi dan kupandangi lagi wajahnya...
ternyata Allah berencana menganugrahiku seorang putri yang cantik, sehat dan cerdas...
Tak ada kekurangan apapun seperti yang selama ini kukhawatirkan...
seperti ibu yang menjanjikan hadiah bila anaknya naik kelas
Akupun harus lulus dulu dalam ujian yang diberikanNya..
sebelum menerima hadiah yang luar biasa indah...
Alina Naura Haziqa....
Selamat ulang tahun anakku..."
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment